Bupati Kuningan Dorong Guru TK Terus Belajar dan Adaptif Hadapi Perubahan Zaman

0
IMG-20260821-WA0023

KUNINGANEWS – Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si membuka kegiatan Capacity Building Kepala dan Guru TK se-Kabupaten Kuningan yang digelar IGTKI-PGRI Kabupaten Kuningan, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Woodland Setianegara, Kabupaten Kuningan, tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kapasitas, wawasan, dan profesionalisme para pendidik dalam menghadapi dinamika pendidikan anak usia dini.

Dalam sambutannya, Bupati Dian mengatakan capacity building tidak boleh hanya dimaknai sebagai kegiatan untuk menambah pengalaman dan pengetahuan. Menurutnya, kegiatan tersebut juga harus menjadi momentum bagi para guru untuk memperbarui semangat serta melihat pendidikan anak dari perspektif yang lebih luas.

Dian menegaskan pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter dan keberanian anak. Guru PAUD, kata dia, bukan sekadar bertugas mengenalkan warna, huruf, dan angka.

“Guru PAUD memiliki peran penting dalam mengenalkan dunia kepada anak, membangun keberanian, kepedulian, serta kemampuan mereka berinteraksi dengan lingkungan,” kata Dian.

Dia juga mengingatkan para guru untuk tidak berhenti belajar. Terlebih, perkembangan teknologi berlangsung begitu cepat sehingga dunia pendidikan dituntut mampu beradaptasi.”Guru yang hebat hari ini bukanlah guru yang merasa sudah mengetahui semuanya.

Guru yang hebat adalah guru yang tidak pernah berhenti belajar,” tegasnya.Menurut Dian, perkembangan teknologi harus diikuti dengan kemampuan pendidik dalam menyesuaikan metode pembelajaran dengan perkembangan zaman dan karakter anak.

Namun, dia mengingatkan kemajuan teknologi tidak dapat sepenuhnya menggantikan peran manusia dalam proses pendidikan, khususnya bagi anak usia dini.

“Anak-anak perlu rentangan tangan-tangan orang yang memahami dan menyayangi mereka. Itu tidak tergantikan oleh teknologi informasi,” ujarnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Kuningan Hj. Ela Helayati, S.Sos memberikan apresiasi kepada keluarga besar IGTKI-PGRI yang dinilai konsisten berkontribusi dalam memajukan pendidikan anak usia dini.

Ela menyebut kegiatan capacity building menjadi sarana penting untuk meningkatkan kapasitas pribadi maupun organisasi. Selain itu, kegiatan tersebut dapat mempererat silaturahmi, kekompakan, dan semangat para pendidik untuk terus berkembang.

Dia juga mengajak IGTKI-PGRI bersama pemerintah daerah menyukseskan gerakan Wajib PAUD 1 Tahun Pra-Sekolah bagi anak usia 5-6 tahun.Program tersebut dinilai sejalan dengan upaya Pemkab Kuningan dalam memperluas akses sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini.

“Semoga IGTKI-PGRI semakin solid, profesional, dan kuat dalam mewujudkan generasi anak Kuningan yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” ungkap Ela.

Kegiatan Capacity Building IGTKI-PGRI Kabupaten Kuningan 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai agenda penguatan kapasitas. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang berbagi pengalaman, memperbarui wawasan, dan memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan pendidikan PAUD yang berkualitas.(red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *